Tuesday, June 30, 2020

Sholat menjernihkan fikiran dan jiwa dalam mendekatkan diri kepada Allah pada masa Covid19

Dalam Segmen Rutin's Mengaji mari kita simak ceramah berikut ini sebagai bahan introspeksi diri :

1. Segmen 1 :

2. Segmen 2 :

3. Segmen 3 :

Monday, June 29, 2020

Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Umayyah & Abbasiyah

1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Umayyah


2. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Masa Dinasti Abbasiyah

Sunday, June 28, 2020

SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS X - MADRASAH ALIYAH

Nizar Rutins - Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di bangku Madrasah Aliyah (MA) Kelas X sebagai upaya memperkaya khazanah kesejarahan dan kebudayaan Umat Islam dalam perkembangannya, dari Peradaban Bangsa Arab sebelum kedatangan Islam, Dakwah Rasulullah SAW di Makkah, sampai pada masa Dakwah Rasulullah SAW di Madinah.
Sejarah Kebudayaan Islam – Perjalanan Islam – Primer Studio Production
Para santri atau siswa diharapkan mampu berfikir secara kronologis dari setiap tahapan peristiwa kenabian dan latar belakangnya sosial budaya yang melingkupinya.  Lebih jauh para pelajar/ santri diharapkan memiliki pemahaman dan mampu menjelaskan  perubahan masyarakat sebelum dan setelah kedatangan Islam, serta berbagai tantangan dakwah yang dihadapinya.
Materi Pelajaran Semester I Kelas X adalah sebagai berikut:
1. Peradaban Bangsa Arab sebelum kedatangan Islam
Silahkan di DOWNLOAD
2. Dakwah Rasulullah SAW di Makkah
Silahkan di DOWNLOAD

Silahkan di Lihat melalui Youtube :

3. Dakwah Rasulullah SAW di Madinah
Silahkan di DOWNLOAD


Silahkan di Lihat melalui Youtube :

Diantara tujuan dan  manfaat mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) adalah mengambil ibrah, pelajaran, dan hikmah dari perjalanan dakwah Nabi SAW dan para sahabatnya dalam menyebarkan Agama Islam.  Berkat perjuangan dakwah mereka, sampai hari ini Islam tersebar di berbagai belahan dunia dan pernah memuncaki kekuasaan dunia dengan ketinggian akhlak, ilmu pengetahuan dan jejak peradaban yang sangat tinggi.
Mari belajar Sejarah Kebudayaan Islam, dan kembali mengimplementasikan nilai-nilai kejuangan dakwah islam, dengan adab dan ilmu, serta mencontohkan khazanah kemuliaan Islam dalam kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara

Thursday, April 9, 2020

ADA APA DENGAN DOA ???

💡 KAJIAN SALING MENGINGATKAN 💡

Topik: ADA APA DENGAN DOA ???

Oleh : Achmad Nizar Zulmy, M.Pd.


ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Artinya : Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al A'raf (7): 55)


Doa’ yang terkabul :
1. Orang yang berdo’a harus menyadari bahwa hanya Allah SWT yang mengatur dan menentukan nasibnya, dan itu harus didukung dengan menghadirkan hati, sebab Allah SWT tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lupa.
2. Menjauhkan diri dari makanan yang haram, dan tidak boleh merasa bosan dalam berdoa
3. Isi doanya tidak ada unsur dosa dan memutuskan persaudaraan, apalagi memutuskan hubungan suami istri. Jadi siapapun yang berfatwa untuk memutuskan tali hubungan suami istri yang sah adalah berdosa besar, dan neraka tempatnya, karena ia adalah kawan dekatnya syetan.

Tata cara berdoa :
1. Pastikan makanan yang anda makan itu halal
2. Kekhusyu’kan hati ketika berdoa
3. Menampakkan perasaan butuh kepada Allah SWT
4. Mencari waktu yang mulia, seperti : hari arafah, bulan ramadhan, hari jum’at, waktu sahur, ketika sujud, turunnya hujan, waktu antara iqomah dengan adzan, dan saat jernihnya hati.
5. Menghadap kiblat
6. Mengangkat tangan ketika berdoa
7. Mengusap wajah dengan telapak tangan ketika usai berdoa
8. Merendahkan suara
9. Tidak bertele-tele dalam kalimat doa, apalagi menyusunnya dalam kalimat sajak.
10. Optimis dan yakin bahwa doanya terkabul
11. Bersungguh-sungguh dalam berdoa dan mengulangnya sampai tiga kali
12. Memulai doa dengan berdzikir, memuji Allah SWT dan bersholawat kepada Rasulullah
13. Bertaubat kepada Allah dan mengembalikkan segala bentuk kedzaliman kepada yang berhak, utamanya kedzaliman berupa materi
14. Memakai kalimat doa yang pernah dipakai bermunajat oleh para Nabi, Rasul, terutama yang terambil dari Al Qur’an dan Hadits.

Lalu bagaimana bila kita sudah berdoa tapi masih belum terkabulkan? dan bagaimana kalau kenyataan yang kita terima tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan?? Check it out !!



Tuesday, March 17, 2020

5 UJIAN ALLAH SWT UNTUK HAMBANYA

💡 KAJIAN SALING MENGINGATKAN 💡

Topik: 5 UJIAN ALLAH  SWT UNTUK HAMBANYA

Oleh : Achmad Nizar Zulmy, M.Pd.

Ada 5 perkara yg akan diujikan oleh Allah :

1. Melakukan perbuatan keji yg tersebar dan dilakukan dengan terang-terangan. Allah akan timpakan pada mereka sebuah wabah.
Coronavirus 2019-nCov novel coronavirus concept resposible for asian flu outbreak and coronaviruses influenza as dangerous flu strain cases as a pandemic. Microscope virus close up. 3d rendering.


 وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
30. Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
(Asy syura 42:30)

2. Kelaparan: ada 2 makna kelaparan
a. Karena tidak ada yang dimakan
b. Karena orang-orang tidak merasa kenyang, tidak pernah puas, muncul serakah dan tamak.
Man Sitting Beside Wall

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ 
112. Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.
(An nahl 16:112)

3. Banyaknya orang minum khamr secara terang-terangan, ada 3 istilah makna khamr:
a. Khamr adalah kunci dari segala bentuk keburukan.
b. Khamr itu jebakan syetan.
c. Khamr itu induknya segala perbuatan keji, termasuk dosa2 besar yg paling besar.
Person Sitting Near the Brown Wooden Barrel Table

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
(Almaidah 5: 90)

4. Tersebarnya para biduan wanita yang memamerkan auratnya

 وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
32. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
(Al isra 17:32)

5. Diberikan pemimpin-pemimpin yg buruk disebabkan oleh ulah perbuatan manusia sendiri
Hasil gambar untuk pemimpin buruk
 وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
129. Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman (penguasa) bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan.
(Al An’am 6: 129)


Lalu bagaimana dengan musibah yang memang sudah ditetapkan oleh Allah? dan itu menimpa semua orang, baik yang taat maupun yang tidak. bagaimana cara kita untuk tetap husnudzon kepada Allah SWT?  Check it out !!!


Monday, March 16, 2020

MOHON RAHMAT

💡 KAJIAN SALING MENGINGATKAN 💡

Topik: Memohon Rahmat

Oleh : Achmad Nizar Zulmy, M.Pd.



Mohon Rahmat, Karena Sesungguhnya Allah lebih mengetahui akan kekurangan manusia.

1. Teringat kisah Ayub yang telah di timpa penyakit, hartanya habis, bahkan istrinya pun meninggalkannya, lalu penyakit itu di sembuhkan oleh Allah dan Allah mengembalikan keluarga kepadanya, serta melipat gandakan hartanya 

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
83. dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ
84. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.
(QS. Al Anbiyaa’ {21}: 83-84)

2. Berdoalah kepada Tuhanmu untuk menempatkan di tempat yang di berkati dan Dialah yang Maha tahu tempat yang terbaik untuk kita 

وَقُلْ رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ
29. Dan berdoalah: Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat".
(QS. Al Mu’minuun {23}: 29)

3. Orang – orang yang di pelihara dari kejahatan, maka hal itu sungguh kemenangan yang besar 

وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ ۚ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
9. dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yang besar".
(QS. Al Mu’min {40}: 9)

4. Taatilah Allah dan Rasulullah, agar di beri rahmat 

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
132. Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.
(QS. Ali Imron {3}: 132)

5. Dan jika di bacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik – baik agar mendapat rahmat 

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
204. Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.
(QS. Al A’raf {7}: 204)

6. Al Qur’an itu kitab yang di rahmati oleh Allah, maka bertakwalah kepadaNya 

وَهَٰذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
155. Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.
(QS. Al An’am {6}: 155)

Sumber : Aris Gunawan, One Day One Theme, Sidoarjo: Hasyimiyah

Sunday, March 15, 2020

HAK SEORANG MUSLIM TERHADAP MUSLIM LAINNYA

💡 KAJIAN SALING MENGINGATKAN 💡

Topik: Hak Seorang Muslim terhadap Muslim Lainnya

Oleh : Achmad Nizar Zulmy, M.Pd.



Ada 6 perkara Hak seorang Muslim terhadap Muslim lainnya :

1. Bila bertemu, ucapkanlah salam
Bila kita bertemu di jalan atau dimanapun, usahakan kita untuk bertegur sapa dan mengucapkan salam, karena dengan salam itu kita sedang mendoakan keselamatan untuk saudara kita.

2. Bila di undang, maka upayakan untuk memenuhi undangannya
Bila kita di undang oleh saudara kita, upayakan kita memenuhi undangannya, baik itu undangan makan bersama ataupun undangan pernikahan, selagi undangan itu tidak ada unsur mudharatnya.

3. Bila di minta nasehat, berilah nasehat.
Point yang ketiga ini, sering kali kita menemukan saudara kita yang ingin curhat atau sekedar bercerita tentang kehidupannya kepada kita, sedapat mungkin kita mampu mendengarkan keluh kesahnya, dan mencoba memahami perasaanya, bila tidak bias memberikan nasehat, minimal kita mengajaknya untuk bersabar, setidaknya bias membuat saudara kita bisa lebih tenang dari sebelumnya.

4. Bila dia bersin, doakanlah.
Bila ada saudara kita yang sedang bersin itu menandakan ada sesuatu hal yang terjadi, entah dari unsur jasmani maupun rohani, minimal dari unsur jasmani kita dapat melihat ada tanda-tanda mau sakit (flu). Maka dari itu sedapat mungkin kita mohonkan kepada Allah SWT semoga saudara kita diberikan kesehatan selalu.

5. Bila ada yang sakit, kunjunglah.
Dan apabila ada saudara kita yang sedang sakit, sedapat mungkin kita menjenguknya, dan beritakan kabar yang baik agar semangat melawan penyakitnya serta doakanlah semoga Allah kabulkan doa kita untuk kesembuhan saudara kita.

6. Bila dia meninggal, ikutlah mengantar jenazahnya ke kubur.
Dan yang terakhir, apabila ada saudara kita meninggal dunia, diupayakan kita turut menguruskan jenazahnya mulai dari memandikan, mengkafani, mensholati, serta menguburkan tentu dengan syariat yang telah ditentukan oleh Islam.